Kembali Dari Jakarta : Cabup-Cawabup, Bernard Mandacan – Mesakh Inyomusi Di Sambut Meriah.

MANews, Manokwari Selatan – Pendaftaran Paslon Pilkada Serentak 2024 sudah di depan mata, demikian pula dengan Kabupaten Manokwari Selatan. Kabupaten Manokwari Selatan yang tanpa Incumbent karena Markus Waran sudah 2 Periode, menjadi “Area Tarung Bebas” para Kandidat.

Kepulangan Bernard Mandacan dan Mesakh Inyomusi di sambut Meriah oleh Masyarakat

Sepertinya kepulangan Bernard Mandacan yang dikenal sangat low profile dan Mesakh Inyomusi sudah ditunggu-tunggu oleh Masyarakat, hal ini dapat dilihat di Video yang di kirimkan kepada Redaksi MANews melalui Whatsapp.

 

Sambutan meriah pun bukan hanya datang dari Masyarakat Adat, namun juga datang dari Tokoh dan Masyarakat Nusantara.

 

Tidak lupa Tarian Adat juga ikut mengiringi penjemputan Bernard-Mesakh

 

Bernard Mandacan-Mesakh Inyomusi, mengusung Pembangunan Berkelanjutan dengan Peningkatan dan Perbaikan.

Dalam Wawancara dengan MANews beberapa waktu lalu, Bernard Mandacan selaku Calon Kandidat yang secara Resmi di usung PDI-P tanpa mahar, menyampaikan bahwa dirinya bersama Mesakh Inyomusi siap melanjutkan Estafet Pembangunan di Manokwari Selatan, dengan Peningkatan dan Perbaikan. “Yang sudah bagus kita tingkatkan, jika ada yang kurang-kurang ya kita Perbaiki, semua demi terwujudnya Kabupaten Manokwari Selatan yang Bersatu, Berdaulat, Mandiri, Sejahtera dan Berkepribadian dengan semangat Gotong Royong berdasarkan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika”, tutup Bernard Mandacan.

PASTI Indonesia : Bernard Mandacan, Sosok Low Profile dan Paling Bersih

Menurut Direktur PASTI Indonesia, yang menyoroti Pilkada Papua Barat 2024 beserta Kabupaten di Papua Barat. Sosok Bernard Mandacan adalah sosok Low Profile dan termasuk kandidat bersih di bandingkan beberapa Paslon lain yang maju pada Pilkada Manokwari Selatan 2024 Ini. Menurut Lex Wu,wajar apabila Paslon Bernard Mandacan – Mesakh Inyomusi hanya mendapatkan 1 dukungan Partai, karena yang bersangkutan tidak “Membeli Mahar Partai” sebagaimana yang umum dilakukan Paslon lain. “PASTI Indonesia punya datanya kok, berapa nilai Perkursi yang di Konversi ke Mahar Partai, Di Pilkada 2024 ini hanya PDI-P yang tidak menetapkan Mahar Partai”, ungkap Lex Wu. “Banyak Bajingan dan Koruptor yang maju di Pilkada Manokwari Selatan 2024 ini, nanti kalau sudah masuk masa kampanye kita ungkap, supaya Masyarakat juga Jelas siapa orang-orang itu”, tutup Lex Wu di akhir wawancara dengan MANews melalui sambungan WhatsApp Call.

Dari data geografis yang MAnews kumpulkan, Kabupaten Manokwari Selatan adalah Kabupaten Penghubung, baik dari Provinsi ke Kabupaten maupun antar kabupaten. Oleh karena itu menjadi sangat menarik untuk diikuti Pilkada Kabupaten Manokwari Selatan ini. Karena sebagai Kabupaten Penghubung, tentunya Manokwari Selatan butuh Figur Kuat yang dapat menjaga stabilitas dan keamanan Wilayah. (Sky)

Silahkan baca juga:

Maxsi Ahoren – Imam Syafi’i Maju Pilkada! Yang Benar Saja?!